Sabtu, 30 Mei 2020

HI.

Kalau lagi ngambek, jangan pernah bilang pisah yaa.
Diemin aku aja gapapa, tapi jangan lama-lama.

Kalau lagi bosan, bertahan yaaa.
Tau kan bosan itu kan sifatnya sementara, kalau penyesalan itu selamanya.

Aku akan cari cara bagaimana pun caranya supaya kita ga bosan satu sama lain.

Jadi tolong yaaa. Jangan pergi.

Terima kasih untuk selalu disana buat aku yang banyak kekurangan ini. ily.


- A Destiny -

Rabu, 27 Mei 2020

Corona Gak Pernah jadi Rencana Siapa-Siapa

Coba deh kita liat kejadian corona ini,

Notabennya bulan puasa jadi bulan paling oke buat semua orang jualan. Mungkin di awal tahun ini pemilik resto udah siap-siap ngegelar bukber full booked di tempatnya, juragan baju udah jait banyak potongan buat stok lebaran, tukang takjil pinggir jalan udah siap-siap bahagia ngebayangin ramenya di tiap buka puasa.

Siapa yang bakal ngeh kalau ternyata bulan ini datang pandemi dan ngancurin semua rencana?

Kaget? Wajar
Baru terjadi? enggak juga


Kondisi yang 'loncat' keluar dari rencana manusia ini sering terjadi. Ada keluarga kecil yang tiba-tiba bokapnya meninggal lalu ekonomi keluarga langsung limbung, ada juga cewe pinter berprestasi langsung sulit ngeliat masa depan karena hamil dan ditinggal pacarnya, juga ada aja orang nabung ngumpulin harta buat bikin rumah lalu dua bulan kemudian kena gempa dan hancur semua apa yang sudah dikumpulkan.

Contoh barusan skalanya mikro, 'loncatan' rencananya merupakan letupan-letupan kecil yang isunya sekali redup dan skala pengaruh ke sekitarnya juga kecil.

Pandemi ini 'letupan'-nya makro. Orang-orang jadi sadar kalau rencana bisa dibelokkan kapan saja dengan cara apa saja. Banyak orang di PHK, kemampuan daya beli turun, pegawai dirumahkan, perputaran uang gak seperti biasa, beberapa usaha limbung (termasuk penerbitan buku), produsen dan kreator yang merupakan penyedia kebutuhan sekunder dan tersier jadi turun produksinya, terpaksa harus merumahkan beberapa orang, dan terus bergerak efeknya seperti itu.

Belum lagi data orang yang meninggal, yang pengaruh juga ke keluarganya, ke kantornya. Gak ada yang tau ternyata yang meninggal itu punya peran besar di sebuah instansi dan secara reguler jadi donatur tetap yayasan yang sekarat.

Karena kemakroannya, kelimbungan rencana ini jadi kerasa banget, semua orang saling berbagi kondisinya, pertukaran informasi, dan jadilah status krisis yang diiyakan bersama.

Corona gak pernah jadi rencana siapa-siapa, gak ada apa pun yang jadi rencana siapa-siapa.
Kita cuma bisa bergerak menuju arah yang kita pilih, tapi dibelokkan adalah nasib.
Dalam konteks apa pun.

Senin, 25 Mei 2020

Memaksakan Sesuatu Tidak Pernah Baik

Jika ada hal-hal yang membuatmu resah, percayalah bahwa tidak seharusnya kamu layak merasakannya.

Segala hal jika memang sejatinya ditakdirkan untuk kamu ketahui atau kamu miliki, akan datang dengan sendirinya tanpa dipaksakan. Jika memang kamu tidak memilikinya padahal sangat kamu inginkan sekali, tetap tidak akan pernah kamu miliki, seberusaha apapun kamu mencoba.

Belajarlah menikmati momen yang ada, entah bagaimanapun akhirnya.
Belajarlah untuk tidak berhenti berusaha meski tidak tahu bagaimana jalan cerita.

Jalan terbaik akan selalu dihadirkan bagi mereka yang memberikan usaha yang baik,
cukup berikan sepenuhnya, cukup jadi orang yang jujur, cukup terbuka sebisa yang kita usahakan,
kalau tidak berbalas, ya sudah.

Tidak perlu membebankan dirimu sendiri untuk hal yang tidak perlu kamu miliki atau ketahui.

Teruslah berjalan, mungkin berlari, tapi tidak perlu memaksakan diri.
Rawat terus apa yang kamu cintai, teruslah tulus dalam hidup. Tanpa membahasakan apa pun, cinta akan selalu sampai dan mengubah banyak hal.

Sekali lagi, mau bagaimanapun juga,
mencintai adalah aktivitas yang harus disyukuri,
dipatahkan atau ditakdirkan bersama adalah hal lain yang tidak pernah kita ketahui.



Mencintalah dengan damai.
Hidup toh ya cuma sekali, jangan dibawa ribet ke diri sendiri, ok?